Team Khusus untuk Memberantas Produk Palsu di Media Sosial Besutan Apple

Apple-berantas-KW

 380 total views

Tahukah Anda, bahwa harga aksesoris buatan brand kenamaan Apple memang terkenal cukup mahal, sehingga membuat banyak pihak yang kemudian membuat barang palsu atau yang sering disebut dengan kw semakin marak dijual di pasaran. Tidak sedikit juga aksesoris imitasi ini dijual secara bebas di media sosial. Hal ini pun akhirnya ditanggapi serius oleh pihak Apple sehingga membentuk team pemberantas produk palsu dari Apple.

Langkah Tegas Apple dalam Memberantas Pemalsuan Aksesorisnya

3 Penyebab Kabel Charger iPhone Anda Gampang Rusak - Tekno Liputan6.com

Perusahaan yang dipimpin oleh Tim Cook ini mengatakan bahwa pihak Apple memiliki team khusus yang digunakan untuk memberantas peredaran dari produk imitasi Apple yang sudah tersebar luas di media sosial. Apple sendiri mengatakan bahwa team tersebut bertugas untuk mengidentifikasi dan menghapus pedagang yang ada di platform e-commerce maupun media sosial seluruh dunia yang masih menjual aksesoris Apple palsu ini.

Dikatakan juga bahwa pada tahun sebelumnya team dari Apple telah menghapus sebanyak lebih dari satu juta daftar produk palsu Apple yang ada di beragam toko online, termasuk dengan aplikasi media sosial seperti Facebook dan Instagram. Apple sendiri telah menyadari bahwa produk-produk palsu yang telah beredar di pasaran ini dapat membahayakan para konsumennya.

Terungkapnya Keberadaan Team Apple

Terungkapnya keberadaan dari team pemberantas produk palsu dari Apple ini berawal dari hasil penelitian dari perusahaan Ghost Data Team. Perusahaan Firma tersebut ternyata telah melakukan riset terkait dengan semakin maraknya penjualan produk imitasi dari Apple di berbagai media sosial.

Riset ini sendiri telah ditunggangi oleh peneliti keamanan siber bernama Andrea Stroppa setelah dirinya mengalami kejadian yang tidak mengenakkan sekitar tahun 2020 lalu. Pada saat itu, Andrea Stroppa ini sedang mengisi baterai dari iPhone miliknya dengan menggunakan charger iPhone milik rekannya. Namun hal yang tidak diinginkan pun terjadi, dimana tiba-tiba charger tersebut pun tiba-tiba meledak dengan sendirinya.

Setelah ditelusuri, ternyata charger yang digunakan untuk mengecas iPhone milik Andrea Stroppa ini merupakan produk palsu atau yang sering disebut dengan produk kw. Charger ini dibeli oleh rekannya melalui online shop tidak resmi yang menjualnya melalui Instagram.

Ketika charger tersebut meledak, rekan dari Andrea Stroppa ini langsung mencoba untuk menghubungi nomor dari sang penjual. Namun sayangnya, hal tersebut tidak juga mendapatkan hasil. Nah, rekan dari Andrea Stroppa ini diketahui telah membeli charger iPhone tersebut dari sebuah toko online yang ada di Instagram yang mengklaim bahwa toko tersebut menjual produk Apple asli yang dibandrol dengan harga 25 persen lebih murah dari harga aslinya.

Harga 10 Kali Lebih Murah dari Barang Aslinya

Dari penelitian yang sudah dilakukan, oleh team pemberantas produk palsu dari Apple, Andrea Stroppa dan Ghost Data yang menemukan ada sejumlah pabrik dan vendor ilegal dari China yang menjual aksesoris Apple palsu di Instagram. Aksesoris kw yang dipasarkan diantaranya adalah kabel lightning, AirPods, baterai iPhone, hingga adaptor daya USBnya.

Barang kw ini memang dijual dengan harga yang sangat murah, yakni hingga 10 kali lipat lebih murah dari barang aslinya. Hasil tersebut didapatkan setelah Andrea Stroppa dan Ghost Data mengamati beberapa penjual aksesoris Apple palsu yang ada di Instagram ini sejak 8 Februari hingga 8 Maret 2021.

Baca Juga : MACBOOK PRO 2020 VS IPAD PRO 2020, KALIAN LEBIH PILIH MANA?

Platform Disebut BersalahTerkait dengan peredaran produk imitasi dari Apple ini, team pemberantas produk palsu dari Apple Ghost Data pun mengklaim Facebook selaku platform dari perusahaan induk Instagram ini bersalah karena dinilai telah gagal dalam melindungi para penggunanya. Facebook sendiri telah mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki program global untuk memberitahukan dan menghapus konten yang terkait dengan penjualan produk palsu di platformnya tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *