Cara Kerja Undo Send, Fitur Terbaru dari Twitter

twitter-fitur-baru-undo

 399 total views

Apakah Anda masih seorang pengguna dari aplikasi Twitter? Jika ya, maka Anda perlu berbangga hati karena saat ini aplikasi Twitter sedang meluncurkan fitur baru yang diberi nama undo send. Fitur terbaru dari Twitter ini dapat membantu para penggunanya untuk mengurungkan cuitan atau tweet meskipun sudah terlanjur di kirim.

Nah, fitur undo send ini ternyata memiliki waktu jeda selama kurang lebih 5 detik dari waktu pengguna membuat dan mengirimkan cuitannya tersebut pada lini masa. Mungkin fitur ini hampir sama dengan fitur hapus untuk semua yang dimiliki oleh aplikasi WhatsApp.

Pembuatan Fitur Undo Send

Masih Rumor, Ini Bocoran Fitur 'Undo Send' di Twitter - Lifestyle Bisnis.com

Perusahaan sosial media yang berbasis di Amerika Serikat ini memberikan konfirmasi terkait dengan uji coba yang dilakukan terhadap opsi undo yang memungkinkan para penggunanya untuk menarik atau memperbaiki tweet sebelum secara resmi diposting pada platform.

Melansir dari CNN, fitur undo send ini dibuat oleh Jane Manchun Wong yang merupakan seorang pengembang dari aplikasi yang memiliki rekam jejak cukup kuat dalam menemukan alat paling baru pada jejaring sosial. Jane Manchun Wong sendiri telah memposting GIF pada aplikasi Twitter yang menunjukkan opsi urung berwarna biru yang muncul di bawah kata ‘Tweet Anda telah dikirim’.

Bukan Tombol Edit

Sudah diperjelas juga bahwa tombol dari fitur undo send ini bukanlah merupakan tombol edit yang sudah lama diminta oleh pengguna Twitter. Namun, pembuatan fitur undo send ini lebih diperuntukkan sebagai langkah dalam membantu pengguna Twitter secara proaktif untuk menangkap kesalahan sekaligus memperlambat tweet agar tidak cepat tersebar secara luas.

Fitur terbaru dari Twitter ini mengingatkan pada alat penarikan Gmail yang memungkinkan penggunanya untuk membatalkan pengiriman email hingga 30 detik lamanya terhitung setelah email dikirimkan.

Pertimbangan Twitter Terkait Produk Langganan

Pada tahun sebelumnya, pihak Twitter telah mengatakan pada para investor jika sedang dalam masa mempertimbangkan layanan berlangganan serta pengevaluasian terhadap opsi eksklusif untuk pengguna berbayar, termasuk dengan fitur batalkan kiriman ini.

Melansir dari postingan The Verge, dimana pada saat itu perusahaan meminta pengguna dalam survei untuk melakukan evaluasi terhadap opsi mana yang paling penting dan mana yang tidak bagi pengguna itu sendiri.

Dinyatakan oleh pihak Twitter bahwa selama tahun ini para pengguna bisa melihat pengujian yang dilakukan terhadap produk langganan secara langsung di depan umum. Diharapkan para pengguna juga bisa melihat secara langsung produk-produk terbaru yang akan diluncurkan nantinya.

Fitur Super Follow

Sumber Gambar : GSMArena

Sebelum fitur terbaru dari Twitter undo send mencuat ke permukaan, Twitter telah lebih dulu melakukan uji coba untuk fitur Super Follow yang dilakukan pada bulan Februari 2021 lalu. Dimana fitur ini memungkinkan para penggunanya untuk memperoleh pendapatan dari para pengikut dengan menawarkan konten eksklusif. Namun, hal ini dilakukan dengan tanpa menggunakan format gratis.

Cara Kerja Fitur Undo Send

Berdasarkan semua gambar yang diunggah oleh Jane Manchun Wong terkait dengan cara kerja dari fitur undo send ini, terlihat bahwa tombol undo send ini akan muncul ketika pengguna sudah mengklik tombol kirim pada tweetnya.

Namun, tombol undo send ini akan menghilang secara otomatis setelah beberapa detik. Hal ini menuntut pengguna untuk bergerak dengan cepat dalam mengklik tombol undo send ini jika memang Anda masih ragu dengan tweet yang sudah Anda kirimkan tersebut.

Fitur ini pun memang sedang diuji sebagai salah satu bagian dari eksplorasi perusahaan untuk menghadirkan fitur berbayar. Pihak Twitter juga sedang mengerjakan model langganan berbayar, yakni super follow yang digunakan untuk memungkinkan pengguna meminta pengikutnya mengakses konten eksklusif yang mana akan diluncurkan tahun ini. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *