Inovasi Fotografi Masa Depan Terbaru dari Vivo

vivo x zeiss

 210 total views

Produsen smartphone kenamaan Vivo telah mengumumkan atas pendirian pusat penelitian dan pengembangan teknologi atau yang disebut dengan research and development (R&D) di wilayah Xi’An, China. Pusat riset teknologi ini dibangun untuk mengembangkan teknologi fotografi. Pusat dari R&D ini akan mendukung adanya pengembangan jangka panjang untuk berbagai inovasi fotografi masa depan dari Vivo.

Pengembangan Fungsi Kamera Pada Vivo

Vivo X60 dan X60 Pro Rilis, Ponsel 5G Teramping di Dunia dengan Kamera Zeiss dan Chipset Exynos 1080 - Warta Kota
VIVO X 60 & VIVO X 60 PRO

Vivo sendiri dikenal sebagai brand yang rajin mengeluarkan berbagai inovasi pada setiap ponsel buatannya, khususnya yang ditanamkan pada bidang fotografinya. Salah satu contoh yang bisa dilihat dari inovasi ini adalah dimana Vivo menyematkan kamera gimbal pada X50 Pro dan X60 Pro Plus.

Dikatakan juga bahwa pengembangan fungsi dari kamera ini menjadi salah satu long track phase dari Vivo. Untuk menunjang keberhasilan dari tujuan tersebut, investasi pada riset tentu akan sangat dibutuhkan untuk menembus keterbatasan teknologi fotografi seluler yang sedang dihadapi saat ini.

Kehadiran Pusat Riset Vivo

Tahukah Anda bahwa dengan kehadiran pusat riset Vivo di Xi’An ini semakin menambah deretan sarana riset Vivo yang telah tersebar secara meluas di sejumlah negara. Saat ini, setidaknya ada 9 pusat R&D dari Vivo yang sudah tersebar dengan fokus yang dilakukan khusus pada pengembangan teknolog, seperti halnya pada pengembangan teknologi jaringan 5G dan 6G, eksplorasi desain, mobile imaging, dan kecerdasan buatan atau AI.

Sembilan pusat riset yang sudah beroperasi ini berlokasi di Dongguan, Shenzhen, Hangzhou, Beijing, Shanghai, San Diego, Taipei, Tokyo (Jepang), dan Amerika Serikat. Vivo sendiri menyebutkan bahwa deretan pusat R&D tersebut telah didukung oleh 700 teknisi profesional yang lebih spesifik pada pengembangan perangkat keras dan lunak, serta formulasi dari algoritma.

Sangat diharapkan, bahwa pembangunan dari pusat R&D ini akan memberikan dukungan pada pengembangan jangka panjang untuk berbagai inovasi fotografi masa depan dan produk unggulan dari Vivo kedepannya, khususnya dalam fitur fotografi.

Kerja Sama yang Dilakukan dengan ZEISS

Vivo X60 Series Boyong Fitur 5G ke Indonesia Halaman all - Kompas.com

Vivo sendiri sebelumnya ternyata telah melakukan kerja sama dengan pabrikan lensa yang berasal dari Jerman, yakni ZEISS. Kerja sama ini dilakukan untuk mendirikan R&D gabungan yang diberi nama dengan Vivo ZEISS Imaging Lab.

Kemitraan yang terjalin antara Vivo dan ZEISS ini mencakup pembuatan sistem mobile imaging, yakni Vivo ZEISS Co-engineered Imaging System. Sistem mobile imaging ini nantinya akan diadopsi oleh smartphone Vivo pada seri flagshipnya.

Hal ini dilakukan dengan menggabungkan antara wawasan konsumen yang bersifat komprehensif dengan pengalaman sebagai pionir dalam industri. Nah, Vivo dan ZEISS ini akan saling memfasilitasi dalam pengembangan dari aspek pencitraan seluler atau mobile imaging untuk smartphone.

Dengan demikian, teknologi lensa ZEISS ini memang sangat diharapkan untuk secara signifikan dapat meningkatkan performa dari fitur fotografi yang semakin profesional pada seri flagship Vivo ini sendiri. Tak hanya itu, teknologi kamera paling mutakhir dari Vivo ini adalah Gimbal Stabilization yang menjadi keunggulan dari smartphone Vivo, khususnya untuk seri flagship seri X. nah, teknologi gimbal kamera pada generasi pertama dari Vivo sebenarnya sudah disematkan pada ponsel prototipe, APEX 2020.

Penghadiran ulang dari teknologi gimbal kamera ini dilakukan sebagai upaya dari Vivo untuk mengakomodasikan kebutuhan para konsumennya yang menginginkan hasil foto atau video yang stabil. Dan inilah penjelasan yang bisa Anda simak terkait dengan inovasi fotografi masa depan yang diciptakan oleh Vivo.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *